Polisi Israel Serang Masjid Al Aqsa Yerussalem, Liga Arab Turun Tangan – Liputan Online Indonesia

Polisi Israel Serang Masjid Al Aqsa Yerussalem, Liga Arab Turun Tangan - Liputan Online Indonesia. Foto: dok.cnnindonesia

liputanbangsa.com — Polisi Israel menyerang Masjid Al Aqsa di Yerussalem, negara-negara Liga Arab respon cepat dengan menggelar rapat darurat pada, Rabu (5/4).

Seperti dikutip dari CNNIndonesia, kala itu Yordania menyerukan rapat dengan berkoordinasi bersama para pejabat Mesir dan Palestina sehingga pertemuan itu diselenggarakan. Akan tetapi, terkait tempat diadakannya pertemuan tersebut belum diketahui lebih lanjut.

Laporan mengenai polisi Israel yang melaksanakan serangan kepada puluhan warga Muslim yang sedang beribadah di Al Aqsa saat waktu subuh di hari Rabu ini turut menjadi salah satu alasan diadakannya pertemuan tersebut.

Petugas medis dari Palang Merah Palestina menjelaskan akibat yang timbul dari serangan tersebut, sebanyak tujuh warga Palestina luka-luka karena tertembak peluru karet dan dipukul polisi Israel.

Berdasarkan kesaksian salah satu warga perempuan Palestina yang tak ingin disebut namanya ini menyampaikan jika granat setrum dilemparkan polisi ke arah para jamaah dan mengenainya juga.

israel
Polisi Israel Serang Masjid Al Aqsa Yerussalem, Liga Arab Turun Tangan – Liputan Online Indonesia. Foto: dok.islamicity.org

“Saya sedang duduk di kursi membaca [Al Quran]. Mereka kemudian melemparkan granat setrum, salah satu di antaranya mengenai dada saya,” ujar perempuan itu sembari tersengal-sengal.

Peristiwa tersebut menimbulkan protes di Tepi Barat, yakni Israel mendapatkan kiriman serangan roket dari kelompok Palestina penguasa Jalur Gaza, Hamas.

Atas serangan tersebut, Israel membalas dengan serangan udara hingga menimbulkan suasana diantara kedua belah pihak makin panas. Skala protes pun makin meningkat.

Namun, Israel membela diri dengan menyebut mereka terpaksa masuk ke dalam masjid karena adanya beberapa provokator bertopeng yang mengunci diri di dalam masjid. Lebih lanjut, mereka mengatakan jika sempat dilempari batu dan petasan ketika mencoba mengamankan provokator. (afifah/lbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *