liputanbangsa.com – Kesuksesan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 yang digelar pada 2 – 5 Januari 2023 lalu berhasil membuat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno gagal move on.
Dampak yang diberikan event berskala internasional tersebut mengahasilkan dampak positif yang sangat luar biasa bagi pariwisata dan ekonomi kreatif di Yogyakarta.
“Saya belum move on dari ATF 2023 yang ternyata memberikan dampak sangat luar biasa,” ujarnya dalam Weekly Press Brief With Sandi Uno secara virtual, Senin (13/02/2023).
“Ini kami ucapkan betul-betul, dan apresiasi kepada semua pihak yang sudah menyukseskan ASEAN Tourism Forum 2023,” tambahnya.
Sandiaga menyampaikan data sementara menunjukkan hasil dari business to customer (B2C) selama ATF 2023 lebih dari 8 miliar. Sedangkan, Rp500 miliar dihasilkan dari business to business (B2B).
Selain itu, sektor ekraf yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya semakin meningkat dengan nilai transaksi di atas Rp5 miliar akibat dari dampak positif ATF 2023.
“Dan yang paling membanggaakan, dampak ekonomi baik langsung dan tidak langsung untuk DIY Yogyakarta dan sekitarnya,” terangnya.
Sementara itu, sesi B2C akan menjadi tempat transaksi langsung antara business kepada customer melalui Pameran Pariwisata Indonesia, Festival Kuliner, dan Pameran UMKM Ekonomi Kreatif.
Produk-produk pameran ini dapat dikirim ke seluruh ASEAN tanpa biaya atau gratis ongkir agar meningkatkan penjualan. (afifah/lbi)

