liputanbangsa.com – Penampilan Timnas Indonesia U-20 pada laga pertama Piala Asia U-20 dipuji pelatih timnas Irak U-20 Emad Mohammed. Ia juga berharap anak asuh Shin Tae Yong ini dapat tampil lebih baik lagi dalam laga melawan Suriah.
Pelatih yang kaya pengalaman bersama timnas senior Irak itu melihat potensi yang dimiliki Muhammad Ferarri dan kawan-kawan. Meski Mohammed berhasil membawa anak asuhnya menang 2-0 atas Timnas Indonesia U-20.
“Tim Indonesia sangat bagus dan melakukan banyak perkembangan perihal sepak bola. Saya harap tim Indonesia dapat memainkan permainan bagus pada laga selanjutnya,” kata Mohammed dikutip dari Antara.
Pada Sabtu (4/3), Timnas Indonesia U-20 akan bertemu Suriah pada laga kedua. Sedangkan Irak akan bertemu Uzbekistan di hari yang sama.
Mohammed juga menyoroti anak asuhnya yang tak bisa memanfaatkan banyak peluang pada babak kedua melawan Indonesia, termasuk penalti yang dieksekusi kapten Abdulrazzaq Qasim.
Skuad Singa Mesopotamia itu tetap konsisten memberi ancaman ke gawang Indonesia pada babak kedua, meski hanya bermain dengan 10 orang sejak menit-menit akhir babak pertama.
“Pada babak kedua kami gagal memaksimalkan lima peluang dan kami kehilangan satu pemain,” terang Mohammed.
Kiper Daffa Fasya tampil cukup apik dengan melakukan penyelamatan-penyelamatan krusial ketika Irak mencatatakan 16 tembakan dan delapan di antaranya mengarah ke gawang. Timnas Indonesia U-20 bisa kebobolan lebih dari dua gol jika Daffa tak tampil apik. (afifah/lbi)

