Vaksinasi PMK di Sleman Capai 49,85 Persen – Liputan Online Indonesia

ByWeb Support

25 Januari 2023

SLEMAN, Liputanbangsa.com – Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Sleman baru mencapai angka 49,85 persen. Capaian tersebut setara dengan 37.388 dosis dari jumlah yang ditargetkan sudah disuntikkan.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman Supramono mengatakan, sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menargetkan 75 ribu dosis akan disuntikkan untuk ternak. Angka tersebut termasuk vaksinasi dosis pertama maupun kedua.

“Penanganan PMK di Sleman termasuk baik. Namun memang hingga saat ini targetnya belum terpenuhi,” katanya.

Suparmono menambahkan, selain vaksinasi PMK terus digencarkan, pengobatan pada ternak yang rentan terkena PMK seperti sapi dan kambing juga dilakukan. Sampai saat ini, pengobatan ternak telah mencapai 23.300 ekor.

“Dari target 25.430, pengobatan yang dilakukan sebanyak 23.300 ekor. Atau mencapai 91 persen,” paparnya.

Tak hanya itu, hewan ternak itu juga di-tagging untuk pendataan dan penandaan. Dari 37 ribu ekor yang ditargetkan, saat ini sudah mencapai 51 persen. Atau sebanyak 18.976 ekor. “Jadi kalau ada tagging sapi itu kemungkinan besar sapinya Sleman. Karena kami tagging-nya cepat,” ujarnya.

Kemudian dijelaskan, penggantian ternak mati atau yang dipotong paksa beberapa waktu lalu juga masih dalam proses. Dari pengajuan ganti rugi sebanyak 546 ternak sebesar Rp 6,3 miliar, yang baru terealisasi untuk tahap pertama sebesar 64 ternak, dengan nilai realisasi sebesar Rp 789 juta.

“Sisanya masih menunggu penggantian. Mudah-mudahan Januari ini dananya turun, pokoknya target kita untuk menyelesaikan,” pungkasnya. (cr5/lbi)

Beranda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *