TNI Evakuasi 291 WNI dari Sudan Akibat Konflik Bersenjata yang Terjadi – Liputan Online Indonesia

evakuasiTNI Evakuasi 291 WNI dari Sudan Konflik Bersenjata yang Terjadi. Foto: dok.okezone.com

liputanbangsa.comTNI bakal mengevakuasi sekitar 291 Warga Negara Indonesia (WNI) dari kota pelabuhan Port Sudan di Sudan ke Jeddah, Arab Saudi buntut konflik bersenjata yang terjadi di Sudan.

Hal tersebut disampaikan oleh Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. Ia mengatakan evakuasi darurat ini dilakukan dari Port Sudan ke Jeddah dulu untuk kemudian ke Jakarta.

“291 WNI nanti dari Port Sudan ke Jeddah dulu. Nanti dari Jeddah ke Jakarta baru akan disampaikan lebih lanjut. Tapi ini karena situasinya darurat yang 291 ini sehingga kita diperintah untuk melaksanakan evakuasi darurat,” kata Yudo.

Yudo mengatakan proses evakuasi itu dilakukan dengan pesawat Boeing 737 dimana dalam perjalanan evakuasi turut membawa 39 personel yang akan diberangkatkan pada Selasa (25/4) besok untuk melakukan evakuasi.

Ia menyebut Satgas evakuasi yang turun itu terdiri dari kru pesawat, dokter, hingga prajurit Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU dan beberapa lainnya.

“Ini dari Kemlu diutamakan yang tadi, ada ibu hamil, ada yang sakit juga, ada orang tua dan anak-anak. Mungkin nanti akan kita dahulukan itu. Makannya nanti ada tim 39 orang nanti yang akan memisahkan mereka untuk mana yang lebih dulu,” kata Yudo.

Yudo menyatakan WNI yang telah diberangkatkan ke Jeddah kemungkinan nantinya bakal diterbangkan ke Indonesia menggunakan pesawat komersil.

“Nanti berikutnya setelah ini kita laksanakan, kita menunggu perintah berikutnya, yang jelas, TNI apa pun yang diperintah dari negara kalau memang dibutuhkan lagi kita juga siap untuk menambah pesawat untuk mengangkut,” ucapnya.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebelumnya mengatakan saat ini 538 WNI sudah dievakuasi ke Port Sudan. Mereka selanjutnya bakal diberangkatkan ke Jeddah sebelum tiba di RI.

“Saat ini 538 WNI sedang beristirahat di rumah persinggahan di Kota Pelabuhan sebelum keberangkatan menuju Jeddah melalui jalur laut dan Insya Allah dipulangkan ke Indonesia,” kata Retno.

BACA JUGA:

WNI Ungkap Suasana Perang Saudara di Sudan, Peluru Nyasar Ke Kamp – Liputan Online Indonesia

 

Konflik di Sudan dipicu tindakan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) yang menyerbu sejumlah tempat strategis seperti istana kepresidenan dan bandara internasional Sudan pada 15 April lalu.

Penyerbuan RSF ini pun memicu bentrokan dengan militer Sudan. Angkatan bersenjata negara Afrika utara itu sampai tak segan meluncurkan serangan udara ke sejumlah basis RSF di ibu kota yang dekat permukiman warga.

Perang saudara itu pun telah menewaskan lebih dari 400 orang dan ribuan lainnya luka-luka. Sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Arab Saudi, Jepang, hingga Korea Selatan langsung buru-buru mengevakuasi warganya dari Khartoum.
(heru/lbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *