Dawet Jeporo Viral di TikTok Ramai Diburu Pembeli

liputanbangsa.com – Meskipun termasuk salah satu minuman tempo dulu, namun eksistensi dawet yang disajikan dengan nuansa khas pedesaan masih banyak digemari hingga kini.

Sejak dawet Jeporo yang berlokasi di kawasan persawahan Desa Mangunrejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri viral di Tiktok, tempat ini pun ramai didatangi pembeli termasuk para pemburu ta’jil.

Supriono (50), penjual es dawet Jeporo, yang viral melalui aplikasi video pendek ini mengaku bersyukur dengan peningkatan fantastis jumlah pelanggannya akhir-akhir ini.

“Tidak menyangka sekarang sehari bisa sampai 500 porsi lebih. Memasuki bulan puasa pembelinya tidak berkurang justru makin ramai terutama sore hari menjelang berbuka, “ kata Supriono, Selasa sore (11/3/2025).

Es dawet Jeporo yang disuguhkan dengan menggunakan mangkok batok tradisional dengan latar belakang lokasi persawahan yang sejuk, menjadikan kedai sederhana yang tadinya sepi kini menjadi ramai pembeli.

“Meski ramai, saya tidak menaikkan harga. Masih sama harganya 3.000 Rupiah saja,“ ujar Supriono, yang merupakan warga Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih ini.

Menurut Endang Sulistyorini (47), seorang pembeli es dawet jeporo yang berencana akan menghidangkannya sebagai menu ta’jil, ia mengetahui keberadaan kedai dawet di tengah sawah dari media sosial miliknya.

“Padahal dekat rumah. Dulu sepi sekarang bisa sampai antri pembelinya. Gorengannya juga enak. Kalau tidak sedang puasa, lebih enak dinikmati di tempat sambil lihat pemandangan,“ ucap perempuan berhijab dan berkacamata ini.

Aplikasi TikTok saat ini memang dipercaya sebagai salah satu platform yang paling banyak dipilih dalam menyebarkan maupun mengakses informasi terbaru.

Dengan tayangan video berdurasi terbatas, publik disajikan informasi instan dan menarik dalam hitungan detik tanpa harus beranjak dari tempat duduk.

 

(ar/lb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *