liputanbangsa.com – Keluarga Mario Dandy Satrio dikabarkan sempat menjenguk korban, sekaligus meminta maaf kepada keluarga David. Pernyataan tersebut keluar dari Rustam selaku Paman Cristalino David Ozora alias David (17).
Saat David pertama kali dirawat di RS Medika Permata Hijau, Jakarta Barat, keluarga Dandy dikatakan sudah menjenguk. David sendiri saat ini sudah dipindahkan ke RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan.
“Setahu saya ada (menjenguk), cuma waktu itu saya nggak di sana, waktu di Rumah Sakit Medika itu,” ujar Rustam di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/2), seperti dikutip dari Detikcom.
Ibu Mario pun sudah bertemu dengan ayah David untuk meminta maaf, menurut Rustam. Namun, keluarga David tetap meminta proses hukum terus berjalan, meski sudah memaafkan.
“Setahu saya sih permohonan maaf ya. Terus waktu itu sudah dimaafkan berdasarkan statement-nya bapaknya David, tapi dia nge-tweet bahwa ya dia sudah maafin tapi proses hukum tetap berjalan,” tutur Rustam.
Pihak kepolisian telah menetapkan Mario Dandy Satrio dan rekannya, Shane (19), sebagai tersangka kasus penganiayaan David.
Mario Dandy dinyatakan telah menganiaya David dengan cara menendang hingga menginjak dan memukul kepala David berulang kali. Pelaku juga sempat merekam tindakan penganiayaan tersebut.
Sementara itu, tersangka Shane berperan memprovokasi Dandy untuk menganiaya David. Shane sudah mengakui dirinya menerima ajakan Mario Dandy yang berniat menganiaya David.
Insiden tersebut dipicu oleh emosi Mario Dandy yang mendapat aduan perbuatan tak baik oleh David terhadap pacarnya yang berinisial A. David sendiri adalah mantan kekasih. (afifah/lbi)

