Jokowi Sebut PLTU Batu Bara Indonesia Akan Ditutup Pada 2025 – Liputan Online Indonesia

Jokowi Sebut PLTU Batu Bara Indonesia Akan Ditutup Pada 2025 - Liputan Online Indonesia. Foto: dok.okezone.com

liputanbangsa.com – Pembangkit Listrik menggunakan bahan baku batu bara akan ditutup pada 2025. Pernyataan tersebut keluar dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika menjadi salah satu pembicara di pameran Industri Hannover Messe di Jerman, Minggu (16/4).

“Di Tahun 2025 seluruh pembangkit batu bara ditutup,” kata Jokowi dalam pidatonya, dikutip, Senin (17/4).

Rencana tersebut ternyata demi mendukung salah satu strategi Indonesia dalam membangun ekonomi hijau. Jokowi juga turut membahas pembangunan 30 ribu hektare kawasan industri hijau juga targetnya di tahun 2023 ada 23% energi yang berasal dari Energi Baru Terbarukan.

“Indonesia juga ingin memastikan bahwa transisi energi menghasilkan energi yang terjangkau bagi masyarakat. kita tentu ini membutuhkan investasi & pembiayaan yang besar setidaknya US$ 1 triliun di 2060,” kata Jokowi.

Jokowi Sebut PLTU Batu Bara Indonesia Akan Ditutup Pada 2025 – Liputan Online Indonesia. Foto: dok.twitter@setkabgoid

Mengingat turunnya deforestasi secara signifikan dan terendah dalam 20 tahun terakhir, kebakaran hutan yang menurun 88%, hingga rehabilitasi hutan mangrove, membuat Presiden RI itu mengatakan Indonesia harus menjaga keberlangsungan lingkungan dengan aksi nyata.

“Rehabilitasi hutan (mangrove) 600 ribu hektare yang akan selesai direhabilitasi pada 2024. ini terluas di dunia,” kata Jokowi.

Perihal hilirisasi Industri yang juga menjadi bagian dari transformasi ekonomi Indonesia, Jokowi menyebut Indonesia mempunyai modal besar menjadi pemain besar di industri mobil listrik. Oleh karena itu, ia turut mengajak investor untuk menaruh modal di Indonesia.

“Indonesia tidak sedang menutup diri kami sangat terbuka untuk investasi dan kerja sama dalam membangun industri hilir di Indonesia,” katanya.

Untuk diketahui, peta jalan hilirisasi RI diproyeksikan ada 21 komoditas, dengan nilai investasi US$ 543,3 miliar. (afifah/lbi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *