liputanbangsa.com – Lagu Bayar Bayar Bayar milik Sukatani ternyata mendapat respon berbeda dari pihak yang disinyalir tersinggung dengan liriknya.
Band dengan aliran musik punk ini buat heboh jagat maya setelah mengunggah permintaam maaf kepada Kapolri atas lagu Bayar Bayar Bayar.
Lewat akun Instagram resminya, Sukatani juga memutuskan untuk menarik lagu tersebut dari semua platform musik.
Keputusan Sukatani lantas banyak ditentang publik lantaran tak semestinya mereka membiarkan seni untuk dibungkam.
Di lain sisi, lirik dari lagu Bayar Bayar Bayar milik Sukatani sendiri berupa sinidran terhadap oknum polisi yang kerap melakukan pungutan liar (pungli).
Dalam penggalan liriknya, Sukatani menyindir jika segala sesuatu akan lebih mudah jika membayar polisi.
Di mana seharusnya, polisi bisa memberikan pelayanan terbaik tanpa harus melakukan pungli terhadap masyarakat.
Lagu yang berisi kritikan terhadap oknum polisi tersebut rupanya menimbulkan kontroversi.
Hal ini dikarenakan pihak kepolisian merasa tersinggung dengan kritik yang disampaikan Sukatani lewat seni.

Lirik Lagu Bayar Bayar Bayar oleh Band Sukatani
Mau bikin SIM bayar polisi
Ketilang di jalan bayar polisi
Touring motor gede bayar polisi
Angkot mau ngetem bayar polisi
Aduh aduh ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi
Mau bikin gigs bayar polisi
Lapor barang hilang bayar polisi
Masuk ke penjara bayar polisi
Keluar penjara bayar polisi
Aduh aduh ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi
Mau korupsi bayar polisi
Mau gusur rumah bayar polisi
Mau babat hutan bayar polisi
Mau jadi polisi bayar polisi
Aduh aduh ku tak punya uang
Untuk bisa bayar polisi
(ar/lb)

