Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemprov Jateng Adakan Tausiyah Bersama – Liputan Online Indonesia

SEMARANG, liputanbangsa.comPemerintah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445H/2023 M di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rabu, (20/9), mulai pukul 08.00 hingga 09.45 WIB.

Acara ini mengusung tema “Jaga Integritas Teladani Sifat Rasulullah SAW” dan diikuti oleh 750 orang, baik secara langsung (luring) maupun daring.

Dalam kegiatan ini, hadir sejumlah tokoh penting, termasuk Pj. Gubernur Jateng, Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, perwakilan dari Pangdam IV/Provinsi Jateng, Kapolda Jateng, Kabinda Jateng, Kajati Jateng, Ketua Baznaz Jateng, Kakanwil Kemenag Jateng, serta berbagai asisten dan perwakilan dari OPD Provinsi Jateng.

Susunan acara dimulai dengan lantunan ayat kursi dari Al-Quran al-Azhab, diikuti oleh laporan ketua panitia penyelenggara.

Dalam laporan tersebut, disampaikan bahwa acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk forkopimda, OPD, BUMD, SMA, dan Baznaz Provinsi Jawa Tengah.

Selain itu, disampaikan pula bantuan pembangunan yang diberikan oleh Baznaz kepada beberapa lembaga, seperti MI Rimatullah Pedurungan, Masjid At Takwa Banjar Sari Demak, dan Ponpes Darul Mutakin Telogo Payung Kendal.

Kemudian, dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Drs. Hj. Wijayanto, MA. Dalam sambutan Pj.

Gubernur Jateng, disampaikan pesan penting mengenai pentingnya menjaga kerukunan dan kesatuan di tengah perbedaan pemikiran yang mungkin muncul dalam tahun politik.

Acara Maulid Nabi dipandang sebagai momen istimewa untuk memperbaiki akhlak, meningkatkan keimanan, dan menjadi figur kebaikan bagi semua.

Tausiyah yang disampaikan oleh Drs. H. Wijayanto, MA, mengangkat tema “Jaga Integritas Teladani Sifat Rasulullah SAW.”

Beliau mengajak untuk menjadi teladan yang mempesona, menjalani kehidupan dengan integritas, dan memahami pentingnya agama dalam menjalani kehidupan.

Poin-poin penting yang disampaikan dalam tausiyah meliputi pemahaman tentang agama, peran positif dalam masyarakat, kerja keras dengan ikhlas, dan pentingnya integritas dalam berbagai aspek kehidupan.

Acara ditutup dengan doa bersama.

Peringatan Maulid Nabi menjadi sarat dengan makna dan pesan penting menjaga integritas, menciptakan kerukunan, dan berkontribusi positif dalam masyarakat.

Diharapkan pesan dan nilai-nilai dari acara ini dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

 

(ar/lb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *