liputanbangsa.com – Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh mengajak para legislator sebagai wakil rakyat lebih sering mengunjungi konstituennya.
Pernyataan itu dilontarkan saat menghadiri acara pertunjukan kesenian dan tari tradisional yang digelar di desa Plumbon Kecamatan Limpung Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Saleh menekankan bahwa tugas menyerap aspirasi rakyat adalah kewajiban yang berkelanjutan, bukan aktivitas musiman.
“Kalau bisa setiap bulan dinamika aspirasinya pasti lebih bisa diserap untuk diperjuangkan, ‘kata Saleh yg juga Ketua DPD Partai Golkar Jateng,
Dia menyentil praktik anggota dewan yang jarang atau bahkan tidak pernah lagi menyambangi daerah pemilihannya setelah dilantik, baru muncul kembali saat mendekati pemilu berikutnya.
“Anggota DPRD jangan hanya datang per 5 tahun. Itu salah besar,” tegas Mohammad Saleh.
“Setelah terpilih menjadi anggota dewan, maka setiap bulan harus muter menyerap aspirasi yang ada di masyarakat, Jangan tunggu lama.untuk fokus ke masyarakat. Aspirasi mereka tidak bisa menunggu lima tahun,” ujar Mohammad Saleh.
Kunjungan rutin bulanan ini, menurutnya, bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendasar untuk memahami dinamika dan persoalan aktual yang dihadapi warga di daerah pemilihan masing-masing.
“Jangan hanya saat butuh suara saja baru datang membawa janji. Itu namanya mempermainkan kepercayaan rakyat,” tandas Mohammad Saleh.
Dia menegaskan bahwa kehadiran dan komunikasi yang intens serta transparan adalah bentuk tanggung jawab moral dan politik yang melekat pada jabatan anggota DPRD.
Â
(lb)

