KENDAL, Liputanbangsa Jateng – Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) di Kelurahan Karangtengah, Kaliwungu, Kendal menyoroti fasilitas di lingkungan sekolah dasar (SD) yang berada di kelurahan tersebut.
Salah satu yang menjadi sorotan yakni pengelolaan perpustakaan di SD Negeri 01 Karangtengah dinilai sangat prihatin. Pasalnya, perpustakaan di sekolahan ini masih kurang terawat, baik dari penataan buku yang terkesan berantakan maupun fasilitas di dalam perpustakaan kurang lengkap.
Berawal dari keprihatinan itu, mahasiswa KKN dari UPGRIS melakukan berbagai upaya agar perpustakaan di SD Negeri Karangtengah lebih optimal. Selain itu juga meningkatkan minat baca pada siswa di sekolah tersebut.
Muhammad Rofii, koordinator kelompok KKN tersebut menyatakan alasannya mengoptimalkan pengelolaan perpustakaan di SD Negeri Karangtengah ini berawal dari hasil pelaksanaan survei kelompoknya di desa ini.
Kala itu, pihaknya mendapatkan informasi dari kepala sekolah, yakni menceritakan tentang kondisi di perpustakaan terutama fasilitasnya kurang terawat. Setelah dicek oleh kelompoknya, kondisi tersebut benar-benar terjadi, dimana perpustakaan terkesan tidak terawat.
“Kami diperlihatkan kondisinya (perpustakaan) memang benar apa yang disampaikan oleh kepala sekolah. Perpustakaannya sama sekali tidak terawat. Misalnya, banyak rak-rak buku terlihat masih kosong, bahkan banyak debu di setiap sudut ruangan, ” kata Rofii, Selasa (24/1/2023).
Ironisnya lagi, ia mengungkapkan, ada salah satu fasilitas perpustakaan yang tidak enak dipandang. Seperti halnya, kondisi jendela perpustakaan yang sudah rusak.

