Tawuran Antar Pelajar SMK di Semarang, 2 Orang Alami Luka Parah – Liputan Online Indonesia

Tawuran Antar Pelajar SMK di Semarang, 2 Orang Alami Luka Parah – Liputan Online Indonesia.Ilustrasi

SEMARANG, liputanbangsa.com – Aksi tawuran antar pelajar terjadi di Jalan Setiabudi Kota Semarang atau tepatnya berada di trafic light Tol ADA Setiabudi pada Jumat (17/2/2023) sekira pukul 23.45 WIB.

Kapolsek Banyumanik Kompol Ali Santoso mengatakan, perkelahian ini diduga dilakukan oleh pelajar dari SMKN 10 Semarang dan SMK Yodyakarya Magelang dengan SMKN 5 Semarang.

Akibat persitiwa ini, dua orang terluka dan kini sedang mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Banyumanik Kota Semarang.

Menurut informasinya, pada Jumat (17/2) sekitar pukul 13.00 WIB, pelajar SMK Yudya Karya Magelang yang berjumlah sekitar 50 pelajar itu, berkunjung ke Semarang, untuk melakukan silaturahmi ke SMKN 10 Semarang.

“(Dari Magelang) menumpang bus Maju Lancar,” katanya dikutip dai Tribunjateng.com, Sabtu (18/2).

Sekira pukul 15.30 WIB, rombongan pelajar itu, tiba di daerah pelabuhan dan bertemu dengan pelajar SMK Perkapalan itu. Sekira pukul 19.00 WIB kegiatan mereka selesai.

Para pelajar SMK asal Kota Sejuta Bunga itu pulang, dengan menumpang truk dari pelabuhan, dan turun di daerah Kariadi, dengan dikawal pelajar SMKN 10.
Dari tempat itu, sampai Banyumanik, mereka berjalan kaki, lantaran tidak mendapat tumpangan kendaraan.

Sekira pukul 23.45 WIB pelajar SMK Yuda Karya yang masih mendapatkan kawalan itu pun sampai di Jalan Setiabudi atau lokasi kejadian.

“Tiba-tiba dari arah utara datang rombongan yang diduga pelajar dari SMKN 5 Semarang, dengan mengendari kurang lebih 8 sepeda motor dengan berboncengan,” ungkapnya.

“Dan langsung melakukan penyerangan terhadap pelajar SMK Yudya Karya Magelang dan pelajar SMKN 10 Semarang,” imbuhnya.

Tawuran tersebut mengakibatkan dua pelajar dari kedua belah pihak mengalami luka.

“Dengan adanya kejadian tersebut, kemudian piket fungsi Polsek Banyumanik mendatangi TKP dan mengamankan para pelajar serta mendata korban yang dirawat di Rumah Sakit Banyumanik,” ujarnya.

Kedua korban yang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Diketahui korban dari pelajar SMK Yudya Karya berinisial AL (17), warga Kelurahan Paripurno Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. Mengalami luka sobek tangan kanan, kaki kanan diduga patah dan sobek. (dian/lbi)

Bydian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *