Wabup Rembang Ingatkan SPPG Jaga Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

ByTia Putri

26 September 2025 , ,
Para SMPN 1 Kragan Kabupaten Rembang yang mengalami keracunan setelah mengonsumsi MBG, mendapat perawatan medis. (Foto : rembangkab.go.id)

liputanbangsa.com – Wakil Bupati Rembang, M Hanies Cholil Barro’, menyampaikan keprihatinan mendalam atas temuan makanan basi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia berharap seluruh siswa tetap sehat dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Hanies langsung mewanti-wanti seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya untuk menjaga kualitas dan ketepatan distribusi makanan. “Aduan MBG basi di Kecamatan Rembang menjadi peringatan penting bagi semua SPPG. Mereka harus lebih disiplin menjaga kualitas,” tegasnya, Selasa (23/9).

Satgas MBG Kabupaten Rembang sudah meminta klarifikasi dari penyedia dan sekolah penerima untuk mengetahui penyebab makanan tidak layak konsumsi itu. Hanies menegaskan kasus serupa tidak boleh terulang. “Satgas memperketat koordinasi agar anak-anak mendapat makanan aman, sehat, dan bergizi,” ujarnya.

Ia menjelaskan pengawasan kualitas melibatkan banyak pihak. Dalam Satgas MBG terdapat Dinas Kesehatan dan instansi lain. Di setiap SPPG juga ada ahli gizi yang bertugas memastikan menu sesuai standar.

 

Sebelumnya, sebuah sekolah di selatan Kecamatan Rembang melaporkan telur MBG yang diterima pukul 09.30 WIB dalam kondisi basi. Guru langsung mengamankan makanan tersebut sebelum sempat dikonsumsi siswa.

Anggota Satgas MBG Kabupaten Rembang, Nurida Adante Islami, menegaskan pihak sekolah sudah diarahkan membuat aduan resmi ke SPPG. “Makanan basi langsung dikembalikan ke penyedia untuk diproses lebih lanjut,” jelasnya.

Pemkab Rembang melalui Satgas MBG memastikan pengawasan program terus berjalan agar pelaksanaan tepat sasaran dan benar-benar meningkatkan gizi siswa. (RZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *