liputanbangsa.com – Salah satu restoran yang menghidangkan kuliner khas Cirebon, Empal Gentong H.Apud mengaku sembilan puluh persen pelanggannya berasal dari luar kota. Kenikmatan empal gentong yang dihidangkan restoran tersebut mampu membuat pelanggan dari luar kota sengaja datang ke Cirebon hanya untuk mencicipi lezatnya Empal Gentong H.Apud.
“Jadi saking banyaknya tugas-tugas Jakarta-Bandung, masuk ke Cirebon atau akan meneruskan perjalanan ke Jawa Tengah, Jawa Timur, kan mampir dulu ke sini. Setelah ada tol, takutnya pengaruh kan ya, orang jadi enggak lewat sini,” ujar Apud dikutip dari Tempo.co.
“Tapi justru karena ada tol, (perjalanan) jadi cepet, dari Jakarta ke sini Cuma dua jam. Jadi orang dari Jakarta itu mau makan ke sini, terus balik lagi, kan luar biasa,” imbuhnya.
H.Apud mengatakan, pelanggan yang datang ke restorannya bukanlah orang biasa. Kebanyakan dari mereka ialah para PNS, pengusaha, maupun pejabat pemerintah yang sedang mengadakan rapat di Cirebon. Selain itu, para aktor, aktris, penyanyi, bahkan ulama ternama di Indonesia sudah banyak yang datang dan mengakui kenikmatan hidangan buatannya.
“Ya banyak sih, RI 1, Pak Jokowi, Pak SBY, semuanya lah. Di kabinet yang sekarang aja pada datang, menteri siapa itu Pak Haji lupa, kemarin datang ke sini,” kata Haji Apud mengenang siapa saja yang pernah berkunjung ke kedainya.
Empal gentong dan empal asem merupakan menu utama dari restoran ini, tetapi disini juga menyediakan banyak makanan khas Cirebon seperti sate kambing, nasi lengko, sop kambing, tahu gejrot, es durian, dan lainnya.
Meneu-menu tersebut berawal dari pendapat dan saran konsumen yang menanyakan nasi lengko. Oleh karena itu, H.Apud berusaha memperluas menu hidangan restorannya.
“Tapi ya kita usahakan juga enggak asal-asalan. Kita cari orang yang ahli di bidang nasi lengko, karena dia pasti tahu bahan-bahan yang bagus belinya di mana, resepnya seperti apa. Jadi enggak asal-asalan,” kata Apud.
Saat ini H. Apud juga membuat suatu terobosan baru dengan menciptakan bumbu empal instan yang dikemas dalam wadah kaleng agar para pelanggan luar kota dapat menjadikannya sebagai oleh-oleh khas Cirebon.
Empal Gentong H. Apud telah memiliki tiga restoran. Satu berada di pusat Jalan Ir H Juanda atau Battembat di Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, kemudian dua lainnya ada di Jalan Tuparev dan Kompleks Pasar Batik Trusmi Plered, Cirebon.
Namun, dua restoran cabang tersebut masih kalah ramai dengan yang di pusat. Menurut H.Apud, hal itu disebabkan pelanggan berpikir rasa empal gentong yang di pusat lebih nikmat daripada yang di cabang.
“Padahal kan sama saja ya, bikinnya di satu dapur dibagi tiga. Jadi ya terserah konsumen aja maunya di mana,” kata Apud. (afifah/lbi)

