liputanbangsa.com – Stres merupakan masalah kesehatan utama yang sering menimpa masyarakat global, khususnya para generasi Z.
Saat mengalami stress, seseorang akan berpikir terus-menerus atau berkutat pada perasaan negatif.
Dampaknya tidak hanya dapat menguras energi mental, tetapi juga fisik kita. Diantaranya, akan timbul ketegangan otot, sakit kepala, sakit punggung, hipertensi (tekanan darah tinggi), stroke, penyakit autoimun, obesitas, penyakit kardiovaskular dan masalah kesehatan lainnya.
Sebuah teknik manajemen stres yang dikenal sebagai mindfulness menjadi populer baru-baru ini. Kendati demikian, teknik ini sebenarnya telah ada sejak zaman kuno, yang dirinci melalui Siva Sutra.
Siva Sutra ini merupakan sebuah teks abad ke-9 yang termasuk dalam tradisi mistik nondual Shaivisme Kashmir, yang diyakini ditulis oleh seorang bijak Vasugupta.
Pengertian Mindfulness
Dilansir LiputanBangsa.com dari healthline.com, Mindfulness adalah praktik memusatkan kesadaran Anda dengan lembut pada momen saat ini secara berulang-ulang.
Hal ini sering kali melibatkan pemfokusan pada sensasi untuk merasakan secara dalam pada tubuh Anda di sini dan saat ini.
Praktik ini dapat dilakukan dengan meditasi formal atau aktivitas sehari-hari, seperti memasak, membersihkan rumah, atau berjalan.
Praktik mindfulness adalah cara untuk melatih kembali pikiran secara perlahan untuk menetap di saat ini.
Ini seperti menjadi orang tua atau pemilik penuh bagi pikiran Anda untuk mencegah perasaan yang mengendalikan Anda.
Manfaat Mindfulness
Manfaat mindfulness telah banyak dibahas dalam berbagai penelitian.
Contohnya oleh John Kabat-Zinn, ia mengembangkan apa yang kemudian menjadi program Pengurangan Stres Berbasis Perhatian Penuh (MBSR) di Pusat Medis Universitas Massachusetts.
Kabat-Zinn menggabungkan studinya tentang yoga Hatha dengan praktik-praktik mindfulness dan prinsip-prinsip Buddhis yang ia pelajari dari banyak gurunya.
Sejak saat itu, penelitian tentang MBSR dan perhatian penuh secara umum telah berkembang pesat, dan ditemukan manfaat yang sangat banyak, diantaranya:
- Meningkatkan kemampuan kognitif
- Memperlambat penuaan otak
- Mengurangi gejala stres, kecemasan, dan depresi
- Meningkatkan rasa sejahtera
- Membantu manajemen nyeri
- Meningkatkan kualitas hidup bagi mereka yang hidup dengan kondisi kronis.
Latihan Sederhana Mempraktikan Mindfulness

Praktik mindfulness ini dapat dilakukan dengan berbagai latihan. Sebagai catatan, usahakan untuk berlatih setidaknya 3 hingga 4 kali seminggu selama 10 hingga 15 menit per hari.
Dilansir dari gleneagles.com.my dan healthline.com, terdapat beberapa latihan praktik Mindfulness yang dapat dilakukan, diantaranya :
Meditasi Duduk
Buatlah tubuh Anda duduk dengan nyaman di atas lantai atau di kursi dengan sandaran yang lurus.
Fokuskan perhatian pada nafas Anda, dan rasakanlah sensasi di sekitar Anda, terutama naik dan turun, kembang kempisnya paru-paru Anda ketika bernafas..
Saat Anda merasa terganggu, kembalikan lagi fokus perhatian Anda pada pernafasan Anda.
Panca Indra
Rasakanlah segala hal yang dapat Anda lakukan. Ada 5 hal yang bisa dilakukan dalam praktik Mindfulness panca indra, diantaranya melihat, meraba, mendengar, membau, dan mengecap.
Cobalah untuk mempraktikan beberapa hal, seperti, makan dengan penuh perhatian, berjalan dengan penuh perhatian, bepergian dengan penuh kesadaran, mewarnai atau mencoret-coret dengan penuh perhatian.
(ar/lb)

